jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - CV Indonesian Commodity menjadi salah satu pelaku usaha yang mengangkat getah damar Lampung sebagai produk bernilai ekspor.
Upaya yang dilakukan UMKM yang berlokasi di Jalan KS Tubun Nomor 4, Rawa Laut, Enggal, Lampung itu pun berdampak langsung bagi perekonomian daerah.
CV Indonesian Commodity berada di wilayah strategis yang dikelilingi sentra penghasil damar terbaik di Lampung, seperti Pesisir Barat, Tanggamus, dan Kalianda.
Getah damar atau kopal dikenal luas sebagai bahan baku industri dan pengobatan tradisional, dengan proses produksi yang masih dilakukan secara tradisional mulai dari penyadapan, pengeringan, hingga pemilahan manual.
Mahessa Raditya mengungkapkan ketertarikannya menggeluti usaha ini bermula pada masa pandemi Covid-19 di era 2021.
Saat itu, dia mengaku menonton video konten ekspor di YouTube dan TikTok.
Dari tayangan tersebut, Mahessa mengaku akhirnya tahu jika getah damar cukup diminati di luar negeri.
"Di Lampung, bahan bakunya sangat melimpah dan kami berniat menjadikan getah damar menjadi salah satu komoditas unggulan Lampung yang memberikan manfaat bagi orang banyak,” kata pimpinan CV Indonesian Commodity.














































