jpnn.com, JAKARTA - Di tengah kondisi kekhawatiran kenaikan harga BBM, sepeda—khususnya jenis mountain bike (MTB)—kini kembali naik daun.
Bersepeda bukan hanya sekadar alat olahraga, melainkan opsi transportasi yang kian relevan.
Fenomena itu terlihat di berbagai kota besar, di mana minat bersepeda meningkat signifikan.
Jalur-jalur alternatif hingga kawasan urban mulai dipenuhi pesepeda yang memanfaatkan MTB sebagai kendaraan harian.
Karakter sepeda gunung yang tangguh dan fleksibel membuatnya cocok digunakan di berbagai kondisi jalan, dari aspal mulus hingga rute yang lebih menantang.
Direktur PT. Terang Dunia Internusa Tbk, Andrew Mulyadi, menilai momentum ini sebagai peluang perubahan gaya hidup.
Menurutnya, sepeda kini tidak lagi identik dengan aktivitas rekreasi semata.
“Sepeda bisa menjadi solusi transportasi yang hemat dan praktis, sekaligus memberikan manfaat kesehatan,” ujar Andrew dalam keterangannya, Jumat (3/4).









































