Asian Games 2026: Bukan Dari Cabor Unggulan, Indonesia Berpeluang Raih 2 Emas Sekaligus

4 hours ago 15

 Bukan Dari Cabor Unggulan, Indonesia Berpeluang Raih 2 Emas Sekaligus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Atlet modern pentathlon Indonesia Caroline Andita Bangun saat berlaga pada ajang Asian Games 2026 di Anjo Sports Park. Foto: NOC Indonesia/Tetuko Mediantoro

jpnn.com - Kontingen Indonesia berpeluang meraih medali emas perdana pada Asian Games 2026 melalui cabang olahraga modern pentathlon dan teqball.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyambut positif peluang tersebut di awal penyelenggaraan ajang multievent antarnegara Asia itu.

"Ini kan awal pertandingan, dapat semangat yang positif. Kalau final itu targetnya pertama (emas), kalau kepleset yang kedua. Jadi, kami targetkan yang pertama dahulu," ujar pria yang akrab disapa Okto tersebut.

Okto berharap dua wakil Indonesia yang melaju ke final mampu mempersembahkan medali emas.

Peluang itu kini berada di tangan atlet putri modern pentathlon dan teqball.

"Artinya ada peluang dua emas untuk Indonesia besok, dari pentathlon dan teqball. Setelah itu juga ada semifinal putra teqball," katanya.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu turut mengapresiasi keberhasilan dua cabang olahraga tersebut melaju ke partai final.

"Ada olahraga yang masuk final, women pentathlon dan kemudian tadi pagi teqball masuk final. Sebelumnya tidak terlalu dihitung, tetapi ini surprisingly," ujar Todotua.

Apresiasi dan harapan diapungkan kepada atlet putri modern pentathlon dan teqball yang akan berlaga di perebutan medali emas Asian Games 2026, Minggu (20/9)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |