jpnn.com, JAKARTA - Prosesi siraman Luna Maya jelang pernikahannya dengan Maxime Bouttier memunculkan prediksi bahwa pasangan ini akan dikaruniai anak laki-laki.
Prediksi tersebut muncul dari makna simbolis tradisi pecah kendi dalam budaya Jawa yang dijalankan pada Selasa (6/5).
Dalam prosesi adat itu, sang ibunda, Desa Maya memulai siraman dengan menyiramkan air dari tujuh sumber ke tubuh Luna Maya.
Prosesi ditutup dengan penyiraman menggunakan air tanah yang disimpan dalam kendi, yang kemudian dipecahkan.
Pecahnya kendi dalam adat Jawa dipercaya membawa makna spiritual sekaligus pertanda masa depan.
Dalam momen tersebut, Mamie Hardo, ketua sanggar adat yang memimpin acara, menyampaikan bahwa bentuk pecahan kendi menunjukkan kemungkinan besar Luna akan memiliki anak laki-laki.
“Ini tadi ibu sudah pecah kendi ya, barangkali nanti kalau kamu punya anak pertama, insyaallah laki-laki,” ujar Mamie, seperti ditayangkan di YouTube TS Media.
Dia kemudian meminta agar hal ini dicatat dan diaminkan sebagai harapan baik.