jpnn.com, JAKARTA - Ribuan buruh dari wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat dipastikan akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada tanggal 8 Januari 2026.
Aksi tersebut akan dipusatkan di dua titik strategis, yakni Istana Negara atau Gedung DPR RI, sebagai bentuk protes terhadap kebijakan upah minimum yang dinilai merugikan.
Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menyatakan massa aksi akan melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.
Penggabungan massa ini akan melibatkan buruh dari berbagai kawasan industri utama di kedua provinsi tersebut.
“Tanggal 8 Januari 2026 ribuan buruh DKI Jakarta bergabung dengan buruh Jawa Barat aksi kembali di istana atau DPR RI,” ujar Said Iqbal dalam konferensi pers daring, Jumat (3/1).
Menurut Iqbal, pergerakan buruh Jawa Barat akan dimulai dari wilayah Pantura hingga Priangan Timur.
Massa aksi diperkirakan berasal dari berbagai daerah basis industri seperti Cirebon, Subang, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi.
Selain itu, buruh dari Tasikmalaya, Banjar, Bandung Raya, Cianjur, Sukabumi, Bogor, hingga Depok juga akan turut serta.














































