jpnn.com - JAKARTA - Penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta beserta sejumlah bandara lain yang terkena dampak abu vulkanis Gunung Anak Krakatau telah berakhir.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan operasional bandara kembali berjalan dengan normal.
Kelima bandara yang kembali beroperasi itu, yakni:
- Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Banten
- Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta
- Bandara Husein Sastranegara Jabar
- Bandara Pondok Cabe Banten
- Bandara Budiarto Curug Banten.
"Per tanggal 8 September pukul 00.01 WIB, lima bandara dinyatakan aktif kembali,” ujar Dudy.
Sementara itu, Bandara Radin Inten II Lampung serta Bandara Muhammad Taufiq Kiemas Lampung masih menunggu perkembangan lebih lanjut.
Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pembukaan bandara ini juga disertai dengan sejumlah catatan.
Pertama, Otoritas Bandara bersama dengan maskapai harus melakukan inspeksi terhadap semua armada pesawat.
Kedua, pilot dan kru operasional pesawat wajib mengetahui restricted polygon, yakni wilayah udara berbentuk poligon (banyak sudut) yang dibatasi atau dilarang oleh otoritas terkait untuk dilintasi karena terdeteksi mengandung sebaran abu vulkanis.

















































