jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membongkar tiang monorel yang mangkrak di sepanjang jalur Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Pembongkaran itu dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, eks Gubernur DKI Sutiyoso, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Patris Yusrian Jaya, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama, dan sejumlah kepala dinas.
Pembongkaran itu menggunakan alat las untuk memotong tiang-tiang yang terpancung.
"Melakukan penataan jalan Rasuna Said yang dimulai dengan memotong tiang monorel yang sudah 21 menginjak 22 tahun,” ucap Pramono di lokasi, pada Rabu (14/1).
Menurut Pramono, untuk sampai ke tahap pembongkaran monorel memerlukan proses yang panjang. Dia juga sudah berkonsultasi dengan Kejaksaan Tinggi DKI dan KPK.
“Karena pada waktu itu secara khusus saya juga melaporkan kepada KPK supaya tidak ada permasalahan di kemudian hari,” tuturnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa biaya pembongkaran 109 tiang monorel itu membutuhkan biaya Rp 254 juta.
Sementara itu, untuk lokasi bekas pembongkaran akan ditata secara keseluruhan termasuk jalan, selokan, taman, hingga pedestarian, diperkirakan Rp 102 miliar.













































