jpnn.com - JAKARTA - Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menganalisis berbagai manuver poros politik yang berada di dalam lingkaran pemerintahan Prabowo Subianto.
Menurutnya berbagai manuver itu akan membuat Prabowo sibuk dengan tingkah laku pendukung eks Menhan RI itu pada Pilpres 2024 menuju 2029.
"Saya sudah berulang kali mengatakan bahwa pada akhirnya pemerintahan Pak Prabowo ini akan disibukkan oleh apa namanya, tuh, ya, tingkah laku dari anggota koalisinya sendiri," kata Ray melalui layanan pesan.
Dia menyinggung manuver Joko Widodo (Jokowi) yang diasosiasikan dengan poros Solo yang sudah muncul ke permukaan.
Misalnya, ujar Ray, manuver kubu Jokowi melalui pernyataan Ketua ProJo Budi Arie Setiadi terkait percepatan pemilu.
Selain itu, lanjut dia, Jokowi memilih bertemu Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao tanpa agenda resmi kenegaraan dan dilakukan ketika Prabowo berada di Rusia.
"Uniknya pertemuan itu bahkan tanpa kehadiran atau tidak melewati pertemuan resmi pemerintah, ya, karena ketika pertemuan itu terjadi Pak Prabowo sedang berada di Rusia," katanya.
Ray mengatakan aksi politik Solo kemudian disambut manuver Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang diasosiasikan dengan poros Cikeas.

















































