jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuka pendaftaran jalur prestasi kepramukaan untuk mencetak lulusan yang Digital Scout atau lulusan yang mampu mencari, menilai, dan memanfaatkan informasi atau data secara digital.
Kebijakan ini bagian dari kerjasama yang baru saja dilakukan antara Unusa dengan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur.
Kerja sama itu juga dibarengi dengan Program Peluncuran Ketahanan Pramuka Jatim yang ditandai dengan menyeahakn bibit pohon kelapa jenis pandan wangi dan 1.965 pohon pisang emas kirana.
Rektor Unusa Prof Tri Yogi Yuwono menyampaikan dalam dunia modern yang serba digital, karakter kepanduan Pramuka harus diperkuat dengan digital skill.
Maka dari itu, dirinya menyampaikan bahwa anggota Pramuka di jenjang SMA adalah pemilik masa depan Jawa Timur.
"Tahun 2026 ini adalah era di mana batas antar negara sudah hilang secara digital. Kalian tidak lagi bersaing dengan teman satu sekolah atau satu kota saja, melainkan dengan pemuda dari Singapura, Korea, hingga Amerika. Jangan pernah merasa rendah diri karena kalian dari daerah," kata Prof Yogi dalam sambutannya.
Prof Yogi menyebut Unusa dia mengantar mensukseskan keinginan dan ciat-cita anggota Pramuka.
"Kuliah di Unusa Anda juga bisa ambil perkuliahan di ITS ataupun di Unair. Kalian bisa menjadi apa saja yang kalian inginkan. Syaratnya hanya tiga, miliki integritas, kuasai teknologi, dan jangan pernah berhenti belajar," katanya.









































