jpnn.com, JAKARTA - Danantara Indonesia menyatakan tengah mempersiapkan proses upaya mempunyai kepemilikan atas saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pembelian saham tersebut merupakan bagian dari strategi investasi institusi Danantara Indonesia yang dieksekusi melalui Danantara Investment Management (DIM).
Langkah kepemilikan ini berjalan beriringan dengan proses demutualisasi bursa yang diatur dalam UU Nomor 4 Tahun 2026.
Hingga saat ini, besaran porsi kepemilikan saham yang akan diambil alih oleh Danantara masih berada dalam tahap pengkajian intensif.
Informasi mendetail terkait nilai transaksi dan persentase saham akan segera diumumkan ke publik setelah penyusunan regulasi tersebut difinalisasi
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan saat ini pihaknya tengah dalam pembahasan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait proses untuk mempunyai kepemilikan sama atas BEI tersebut.
"Ya, demutualisasi kita masih proses, baik dengan OJK dan juga dengan Direksi Bursa, insyaAllah beberapa bulan ke depan bisa rampung,” ujar Pandu ditemui awak media di Gedung BEI, Jakarta, Senin.
Pandu menjelaskan, bahwa proses demutualisasi BEI saat ini tengah dalam tahap penyusunan Peraturan OJK (POJK), yang ditargetkan selesai pada September 2026.








































