jpnn.com, MERAUKE - Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian, Dr. Hermanto, meninjau langsung lahan sawah di tiga titik di Kabupaten Merauke yang mengalami penurunan produksi padi akibat cuaca dan hama.
Peninjauan tersebut dilakukan pada Kampung Yasamulya Sp2 dan Kampung Waninggap Miraf Sp5 Distrik Tanah Miring dan Kampung Sidomulyo Distrik Semangga.
Turut hadir dalam kunjungan kerja itu Dandim 1707/Merauke, Kepala dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBun) dan jajaran, PPL serta petani, Sabtu 30 Mei 2026.
Dirjen Lahan dan Irigasi Hermanto mengatakan kunjungan kerja ini berawal dari adanya pemberitaan atau isu bahwa di Merauke terjadi kegagalan panen, dan pihaknya menindaklanjuti berdasarkan instruksi Menteri Pertanian untuk segera melakukan pengecekan di lapangan.
"Kalau memang itu terjadi penurunan produksi itu disebabkan oleh apa? Dan tadi kami sama-sama telah melihat di tiga titik lokasi, dan ternyata hampir semua lokasi itu memang terjadi penurunan produksi hanya tidak secara signifikan," ujarnya.
Ia menuturkan penurunan kualitas produksi ini memang lebih banyak disebabkan oleh cuaca yang ekstrim dan curah hujan tinggi kemudian juga diiringi dengan serangan hama, tetapi ini masih dalam rentang bisa dikendalikan oleh petani sehingga tidak Puso, tetapi masih mendapatkan hasil di musim rendengan.
Ia menegaskan intinya, ke depan untuk mengefektifkan konsolidasi antara petani, penyuluh dan juga dinas dalam rangka bersama mengawal pengendalian hama.
"Dan tadi teman-teman sudah coba mengkonsolidasikan dan memastikan kedepan hama dapat diminimalisir. Karena hama kita tidak dapat dihindari tapi bisa dikendalikan supaya tidak menjadi satu ledakan, " Ucap Hermanto.





































