jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggratiskan seluruh transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah selama dua hari saat Lebaran Idulfitri.
Transportasi publik yang digratiskan saat lebaran, yakni TransjakartaTransjakarta, MRT, LRT Jakarta TransJabodetabek, hingga JakLingko.
Pramono berharap kebijakan itu memberikan kemudahan mobilitas sekaligus menghadirkan suasana Lebaran yang lebih meriah bagi warga Jakarta.
“Saya sudah memutuskan, untuk menyambut Idulfitri ini selama dua hari semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta digratiskan. Apakah itu MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, JakLingko, maupun Mikrotrans, semuanya gratis,” kata Pram, pada Selasa (17/3).
Kebijakan transportasi publik gratis tersebut berlaku pada hari H dan H+1 Idulfitri.
Meski digratiskan, pengguna tetap diwajibkan melakukan tap menggunakan kartu uang elektronik (e-money) dengan tarif sebesar Rp 1 sebagai bagian dari mekanisme pencatatan perjalanan dalam sistem transportasi publik.
Selain transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebagai bagian dari upaya memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat.
“Bahkan bagi ibu-ibu yang anaknya memegang KJP, masuk Ancol, masuk Ragunan, masuk Monas, kami gratiskan,” kata dia.









































