jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Dua pekan berlalu, polisi masih juga belum bisa mengungkap kasus pembunuhan Sumarna, satpam Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Sumarna diduga menjadi korban pembunuhan, setelah mayatnya ditemukan di Perairan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, dengan kondisi tangan terborgol.
Jasad Sumarna ditemukan di kawasan Tanggul Kayat, Desa Kembang Kuning, Kabupaten Purwakarta pada Jumat (24/7/2026).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, penyidik sampai saat ini masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan tersebut.
Total 30 saksi diperiksa penyidik gabungan Ditreskrimum Polda Jabar dan Polres Purwakarta, untuk mengungkap kasus tersebut.
"Masih perlu banyak penambahan saksi-saksi yang saat ini sudah mencapai 30-an orang," kata Hendra di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (7/8/2026).
Perwira menengah Polri itu pun menyampaikan permohonan maaf, dan janji penyidik segera mengungkap dan menangkap para terduga pelaku.
"Kami masih mohon maaf ya saat ini kami masih proses penyelidikan dan penyidikan. Bahwa ini merupakan suatu PR buat kami untuk bisa segera mengungkap ya. Kami akan lakukan secara profesional dan kami akan terus berusaha dengan keras ya bisa mengungkap kasus ini," pungkasnya. (mcr27/jpnn)






































