jatim.jpnn.com, BANGKALAN - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur terus memperkuat pengelolaan jaringan berbasis digital melalui implementasi Pilot Project Online Monitoring Performance (OMP) di ULP Bangkalan.
Sistem tersebut dikembangkan untuk membantu PLN memetakan susut energi listrik secara lebih akurat melalui pemantauan data kelistrikan pada jaringan dan pelanggan.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan pemanfaatan teknologi digital tidak cukup hanya dengan memasang perangkat.
Menurut dia, data yang dihasilkan harus akurat dan dapat ditindaklanjuti untuk mendukung pengelolaan jaringan distribusi yang lebih efektif.
“OMP menjadi salah satu upaya kami untuk membangun pengelolaan jaringan berbasis digital. Dengan data yang lebih akurat, langkah perbaikan dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga pada akhirnya mendukung efisiensi, keandalan, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ujar Eric tertulis, Selasa (22/9).
Dalam pembahasan Pilot Project OMP, PLN meninjau perkembangan penerapan sistem tersebut sekaligus mendorong penguatan tindak lanjut agar manfaatnya semakin optimal bagi operasional kelistrikan.
Implementasi fisik OMP pada Penyulang Martadinata telah rampung 100 persen. Sementara pemasangan Data Concentrator Unit (DCU) pada Penyulang Maduratex juga telah mencapai 100 persen.
Data yang diperoleh dari OMP selanjutnya digunakan sebagai salah satu dasar evaluasi kondisi jaringan dan menentukan tindak lanjut perbaikan di lapangan.














































