Pemerintah Minta Masyarakat Menunda Umrah, Seusai Perang Iran vs Israel-AS

6 hours ago 14

Pemerintah Minta Masyarakat Menunda Umrah, Seusai Perang Iran vs Israel-AS

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi - Ibadah umrah. ANTARA/Kuwadi

jpnn.com, JAKARTA - Calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat diminta  menunda keberangkatannya seusai situasi di kawasan Timur Tengah yang memanas.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan imbauan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan para WNI.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya makin tinggi, kami mengimbau jemaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Dahnl dikutip Selasa (3/2).

Dahnil menuturkan pemerintah juga meminta jemaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi agar tetap tenang dan tidak panik.

Dahnil mengaku pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) guna memastikan jemaah yang mengalami penundaan kepulangan dapat tertangani dengan baik.

“Agar jamaah yang tertunda kepulangannya dapat ditampung di hotel maupun tempat-tempat lain yang aman dan layak,” kata dia.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji 2026, pemerintah memastikan hingga saat ini belum terdapat dampak terhadap persiapan yang sedang berjalan. 

Seluruh tahapan perencanaan dan koordinasi tetap berlangsung sesuai jadwal.

Calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat diminta menunda keberangkatannya seusai situasi di kawasan Timur Tengah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |