Nurdini Prihastiti Berdayakan Difabel Lewat Dama Kara hingga ke Mancanegara

1 day ago 26

Nurdini Prihastiti Berdayakan Difabel Lewat Dama Kara hingga ke Mancanegara

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

CEO Dama Kara Foundation Nurdini Prihastiti (paling kanan, barisan tengah) bersama para orang tua dan peserta kelas menggambar Dama Kara. Foto dok. Dama Kara Foundation

jpnn.com - Penyandang disabilitas masih menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan kesempatan untuk berkarya dan menunjukkan potensi.

Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dari sekitar 17 juta penyandang disabilitas usia produktif hanya mencapai 20,14 persen pada 2025. 

"Padahal, banyak dari mereka memiliki kreativitas dan kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi karya bernilai ekonomi," kata pendiri Dama Kara sekaligus CEO Dama Kara Foundation Nurdini Prihastiti, Minggu (9/8).

Peluang itulah yang coba dibuka Nurdini Prihastiti melalui Dama Kara, jenama fesyen yang melibatkan penyandang disabilitas dalam proses kreatifnya.

Perempuan yang akrab disapa Dini itu mendampingi mereka menuangkan imajinasi ke dalam karya seni yang kemudian dikembangkan menjadi berbagai produk fesyen. 

“Saya berkomitmen membuat Dama Kara sebagai sebuah wadah penyandang disabilitas ini untuk bisa berkarya dan merangkul mereka. Kami percaya bahwa sejatinya berkarya itu tidak mengenal keterbatasan,” ujarnya.

Perjalanan Dini membangun bisnis berdampak sosial tidak terjadi dalam semalam. Selepas menyelesaikan studi S1 Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat di Institut Pertanian Bogor (IPB), ia sempat bekerja di sebuah perusahaan nasional.

Kariernya berjalan baik, tetapi Dini merasa ingin memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat. 

CEO Dama Kara Foundation Nurdini Prihastiti memberdayakan difabel lewat Dama Kara hingga ke mancanegara

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |