Marak Karhutla di Musim Kemarau, Dedi Mulyadi: Jangan Main dengan Api

5 hours ago 24

 Jangan Main dengan Api

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM meminta seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan masuk ke hutan dalam kondisi kemarau disertai dengan fenomena El Nino.

Masyarakat juga diminta tidak merokok di kawasan hutan karena bisa menyebabkan kebakaran.

Menurutnya, masyarakat yang nekat masuk ke hutan dan merokok dalam kondisi kemarau bisa berpotensi membuat kebakaran. Sehingga, dia meminta agar berhati-hati dan tidak masuk ke area hutan.

"Ya, semua orang harus hati-hati. Jangan pergi ke hutan bawa rokok, karena itu memiliki implikasi yang cukup luas. Pokoknya gini deh, selama kemarau ini jangan main dengan api," kata Dedi, Senin (10/8).

Terpisah, Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan, ada 79 kejadian kebakaran hutan dan lahan sepanjang 1 Januari hingga 9 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut tersebar di 86 titik di sejumlah kecamatan dengan total luas lahan terdampak mencapai 87 hektare.

Kabupaten Sumedang menjadi daerah dengan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan terbanyak.

Di sisi lain, tidak ada korban jiwa, warga mengungsi, maupun orang hilang yang dilaporkan akibat rangkaian kebakaran tersebut.

Respons Gubernur Jabar soal maraknya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |