jpnn.com, JAKARTA - Tren hunian berbasis well-being living atau kualitas hidup terus menunjukkan penguatan di pasar properti, khususnya pada segmen menengah atas.
Pascapandemi, preferensi konsumen bergeser dari sekadar lokasi strategis menjadi keseimbangan antara kenyamanan, kesehatan, dan lingkungan tinggal.
Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) pun menjadi salah satu lokasi yang menangkap perubahan tren tersebut. Melalui pengembangan Ubud at Pasir Putih Residences, pengembang kawasan mandiri terpadu itu memperkenalkan konsep hunian yang mengedepankan ruang hijau dan pengalaman tinggal ala resort sebagai diferensiasi produk.
Pendekatan yang digunakan tidak hanya pada estetika, tetapi juga perencanaan kawasan. Misalnya, ada danau seluas sekitar 16,2 hektare dengan elemen pasir putih menjadi pusat lanskap, sekaligus meningkatkan nilai kawasan sebagai waterfront living.

Infrastruktur itu dipadukan dengan jogging track sepanjang ±2,5 kilometer serta ruang komunal seperti clubhouse. Semua fasilitas itu dirancang untuk menunjang aktivitas penghuni.
Dari sisi produk, unit hunian ditawarkan dalam beberapa tipe dengan luas lahan mulai 8x15 hingga 12x15 meter.
Kapasitas ruangnya sampai empat kamar tidur dengan tambahan ruang fleksibel yang mencerminkan kebutuhan keluarga urban saat ini, termasuk kebutuhan ruang kerja dari rumah.











































