Ketum LOGIS 08 Dukung Prabowo Ganti Menteri yang Tak Seirama dengan Agenda Strategis Pemerintahan

1 day ago 21

Ketum LOGIS 08 Dukung Prabowo Ganti Menteri yang Tak Seirama dengan Agenda Strategis Pemerintahan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Relawan Prabowo-Gibran (LOGIS 08) menyatakan dukungannya terhadap Presiden Prabowo Subianto apabila melakukan evaluasi maupun pergantian terhadap menteri yang dinilai tidak seirama dengan arah kebijakan dan agenda strategis pemerintahan.

Ketua Umum LOGIS 08 Anshar ILO menegaskan soliditas kabinet merupakan prasyarat utama agar pemerintahan dapat bekerja secara efektif dalam merealisasikan berbagai program prioritas nasional.

Menurutnya, setiap pembantu presiden harus memiliki visi, irama kerja, dan komitmen yang sama dalam mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo.

"Presiden membutuhkan tim yang solid, fokus bekerja, serta mampu menjaga stabilitas pemerintahan. Jangan sampai agenda besar Presiden terganggu hanya karena munculnya polemik yang tidak perlu atau perbedaan sikap yang justru membingungkan publik,” ujar Anshar dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI itu menilai bahwa dalam sistem pemerintahan presidensial, menteri merupakan pembantu Presiden yang bertanggung jawab membantu pelaksanaan visi, misi, serta program kerja kepala negara. Karena itu, evaluasi terhadap kinerja kabinet merupakan hak prerogatif Presiden yang dijamin oleh konstitusi.

LOGIS 08 berpandangan bahwa setiap menteri semestinya lebih mengedepankan kerja nyata dibandingkan membangun narasi yang berpotensi menimbulkan kontroversi di ruang publik.

Menurutnya, energi pemerintah seharusnya difokuskan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan dan energi, meningkatkan investasi, serta memastikan seluruh program strategis nasional berjalan optimal.

"Kami percaya Presiden Prabowo memiliki ukuran dan pertimbangan yang objektif dalam mengevaluasi para pembantunya. Apabila terdapat menteri yang tidak lagi mampu mengikuti ritme kerja Presiden atau justru menimbulkan kegaduhan yang mengganggu konsentrasi pemerintah, tentu Presiden memiliki kewenangan penuh untuk melakukan penyegaran kabinet demi kepentingan bangsa dan negara,” lanjutnya.

Relawan Prabowo-Gibran (LOGIS 08) mendukung Presiden Prabowo apabila melakukan evaluasi maupun pergantian terhadap menteri yang tidak seirama.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |