jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Model Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP) yang diterapkan dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor kini menjadi salah satu percontohan nasional dalam optimalisasi aset negara dan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Keberhasilan pengelolaan Kebun Raya Bogor melalui kemitraan antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mitra Natura Raya dinilai mampu menghadirkan tata kelola aset negara yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Model tersebut bahkan disebut layak menjadi rujukan bagi kementerian dan lembaga lain dalam mengelola aset negara secara lebih produktif.
Hal itu mengemuka dalam kunjungan lapangan yang menjadi bagian dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Keuangan Republik Indonesia di Kebun Raya Bogor, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dan pengambil kebijakan dari 30 kementerian dan lembaga pemerintah yang mempelajari strategi pengelolaan aset negara untuk meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan negara.
Menjadi Inspirasi bagi Kementerian dan Lembaga
Pimpinan rombongan Bimtek Pengelolaan PNBP Tahun 2026 dari Kementerian Keuangan, Moedji Sampurnanto, mengatakan bahwa keberadaan PT Mitra Natura Raya dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah yang ingin menggandeng pihak ketiga dalam mengoptimalkan aset negara.
"Kehadiran PT Mitra Natura Raya dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor menjadikan inspirasi bagi kementerian dan lembaga untuk menggandeng pihak ketiga dalam pengelolaan aset negara yang lebih baik," ujarnya.


































