jpnn.com, JAKARTA - Jaringan Aksi Jaga Kedaulatan Rakyat (Jagara) menggelar aksi massa di depan Kantor YLBHI, Jumat (17/4).
Kedatangan mereka bertujuan menyuarakan kegelisahan publik terkait rasa keadilan yang dinilai belum merata.
Ketua Umum Jagara, Kahpril Gibran menegaskan aksi ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap muruah lembaga bantuan hukum tersebut. Selama ini, YLBHI dikenal sebagai tumpuan masyarakat kecil.
“Kami datang ke sini untuk mengingatkan YLBHI yang memiliki posisi penting dalam menjaga keadilan. Independensi harus dijaga, jangan sampai tercoreng oleh kepentingan kelompok tertentu saja,” ujar Gibran kepada wartawan di lokasi.
Gibran menyoroti munculnya persepsi miring di tengah masyarakat. Menurutnya, ada kesan advokasi hukum yang dilakukan YLBHI cenderung tebang pilih.
Ia menilai, YLBHI tampak hanya memberikan perhatian lebih pada kasus-kasus yang sudah mendapat sorotan publik atau viral di media sosial.
“Rasa keadilan masyarakat itu sederhana, semua harus diperlakukan sama di hadapan hukum. Ketika ada kesan tebang pilih, kepercayaan publik bisa terkikis,” tegasnya.
Tak hanya soal penanganan kasus, Jagara juga menyentil masalah transparansi pendanaan. Gibran menilai aspek keterbukaan keuangan sangat krusial untuk menjaga akuntabilitas dan legitimasi lembaga di mata publik.







































