Iran Buka Selat Hormuz, Sekjen PBB Dukung Penuh Upaya Diplomatik Menyelesaikan Konflik

6 hours ago 18

Iran Buka Selat Hormuz, Sekjen PBB Dukung Penuh Upaya Diplomatik Menyelesaikan Konflik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py.

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menyambut keputusan Iran membuka kemblai Selat Hormuz. Sekjen menilai bahwa pembukaan Selat Hormuz itu sebagai langkah yang tepat.

"Sekretaris Jenderal (PBB) menyambut pengumuman hari ini oleh Republik Islam Iran bahwa Selat Hormuz sepenuhnya terbuka untuk semua kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata. Sekretaris Jenderal menganggap ini sebagai langkah yang tepat," kata juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Jumat (17/4).

Dujarric mengatakan bahwa PBB menuntut semua pihak dalam konflik Timur Tengah agar menghormati kebebasan navigasi seiring dibukanya kembali Selat Hormuz. "Sekretaris Jenderal tetap mendukung penuh upaya diplomatik untuk menemukan jalan damai keluar dari konflik saat ini,” ungkapnya.

“Beliau juga berharap bahwa bersama dengan gencatan senjata, langkah ini akan berkontribusi untuk menciptakan kepercayaan antara para pihak dan memperkuat dialog yang sedang berlangsung yang difasilitasi oleh Pakistan," kata Dujarric.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka secara penuh selama periode gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Di lain pihak, Presiden Donald Trump mengatakan blokade Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai kesepakatan dengan Teheran diselesaikan, yang mana sebagian besar poin disebutnya telah dinegosiasikan.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Pada 11 April, Iran dan AS mengadakan pembicaraan di Islamabad setelah Trump mengumumkan kesepakatan dengan Teheran tentang gencatan senjata selama dua minggu. Namun, pada 12 April, Wakil Presiden JD Vance mengatakan kedua negara gagal mencapai kesepakatan.

Sekjen PBB menilai pembukaan kembali Selat Hormuz langkah tepat. Dia mendukung penuh upaya diplomatik untuk menemukan jalan damai di tengah konflik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |