Insentif EV Nasional Dinilai Bisa Jadi Motor Pengembangan Industri Otomotif

12 hours ago 13

Insentif EV Nasional Dinilai Bisa Jadi Motor Pengembangan Industri Otomotif

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi mobil listrik. Foto: ridho

jpnn.com, KOTA TANGERANG - Rencana pemerintah memprioritaskan insentif bagi kendaraan listrik (EV) merek nasional dinilai bukan sekadar mendorong penjualan.

Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti, menilai kebijakan tersebut dapat mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan, sekaligus memacu lahirnya ekosistem industri kendaraan listrik nasional yang lebih kuat.

Menurutnya, Indonesia sebenarnya telah memiliki sumber daya manusia yang mampu mengembangkan teknologi kendaraan listrik.

Sejumlah perguruan tinggi bahkan sudah menghasilkan kendaraan listrik, meski masih dalam skala terbatas.

Oleh karena itu, pemerintah perlu mendorong produksi massal agar kemampuan tersebut dapat berkembang menjadi industri.

Esther juga menekankan pentingnya insentif investasi untuk membangun rantai pasok kendaraan listrik, terutama industri baterai, serta memperluas infrastruktur pengisian daya.

Kedua faktor tersebut dinilai menjadi kunci meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik.

Di sisi lain, insentif tidak cukup hanya menyasar konsumen.

Rencana pemerintah memprioritaskan insentif bagi kendaraan listrik merek nasional dinilai bukan sekadar mendorong penjualan. Lebih dari itu..

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |