bali.jpnn.com, PECATU - Minuman keras (miras) kembali menjadi sumber petaka di Bali.
RO, 42, seorang buruh bangunan asal Kendal, Jawa Tengah, ditemukan tewas mengenaskan setelah dipukul rekan kerjanya, FAI, 29, Jumat (31/7) dini hari.
Insiden penganiayaan yang menyebabkan nyawa korban melayang terjadi seusai keduanya pesta miras di area mes PT Gangga Inti Lautan di Azoria Suluban, Jalan Pantai Suluban, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali.
“Sebelum kejadian, keduanya minum miras bersama di depan mes.
Dalam pengaruh alkohol, terjadi aksi saling ejek yang memicu percekcokan antara korban dan pelaku,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Sabtu (1/8).
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, korban RO diduga memukul pelaku FAI terlebih dahulu.
Tak terima, FAI yang berasal dari Wonosobo, Jawa Tengah membalas dengan mendaratkan pukulan bertubi-tubi ke arah kepala korban hingga terjadi pergumulan.
Melihat korban tersungkur dan tergeletak tak berdaya, pelaku FAI yang bekerja sebagai buruh proyek langsung meninggalkan lokasi dan kembali ke bedeng mes.















.jpeg)
























