Fadli Zon Dorong Museum A.K. Gani Jadi Ruang Hidup Sejarah

1 week ago 27

Fadli Zon Dorong Museum A.K. Gani Jadi Ruang Hidup Sejarah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon didampingi Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat mengunjungi Museum dr. A.K.Gani di Palembang. Foto: Dokumen tim Kementerian Kebudayaan RI.

jpnn.com - PALEMBANG - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong Museum A.K. Gani menjadi ruang hidup sejarah yang mampu membuat masyarakat memahami bagaimana kemerdekaan Indonesia diperjuangkan. Dia menegaskan bahwa sejarah perjuangan bangsa tidak cukup hanya dikenang lewat buku. Namun, jejak perjuangan itu perlu dihidupkan agar bisa dipahami generasi muda. 

Fadli Zon menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung Musem dr.A.K.Gani di Palembang, yang selesai direvitalisasi. Museum yang berada di rumah peninggalan dr. Adnan Kapau Gani itu menyimpan berbagai jejak kehidupan sang dokter, pejuang, tokoh pergerakan, hingga pahlawan nasional.

Koleksi yang dipamerkan menjadi gambaran perjalanan A.K. Gani dalam berbagai fase perjuangan dan awal pembangunan Indonesia. Koleksi lainnya yang turut menjadi perhatian adalah peralatan kedokteran dan alat peracik obat. Peralatan tersebut menjadi saksi bagaimana A.K. Gani menjalankan profesinya sebagai dokter, termasuk mengobati prajurit yang terluka di tengah perjuangan.

Fadli Zon dalam kunjungannya melihat sejumlah koleksi bersejarah, mulai dari mesin tik, radio, telepon engkol hingga berbagai perlengkapan yang digunakan A.K. Gani ketika menjalankan tugas sebagai gubernur militer di wilayah Lebong Tandai, Bengkulu, pada 1984-1950. Menurut Fadli, kekuatan Museum dr.A.K.Gani bukan hanya terletak pada benda-benda peninggalannya. Museum tersebut juga merekam perjalanan seorang tokoh yang memiliki kiprah luas dalam sejarah Indonesia.

"Beliau merupakan salah satu pendiri Universitas Sriwijaya. Banyak sekali peran A.K. Gani di berbagai bidang, termasuk pernah menduduki sejumlah posisi sebagai menteri perhubungan, serta terlibat dalam berbagai kabinet pada masa-masa awal kemerdekaan Indonesia," ujar Fadli Zon, Sabtu (12/9).

Kiprah A.K.Gani bahkan telah dimulai sebelum Indonesia merdeka. Dia aktif dalam berbagai gerakan perjuangan bangsa. Kemampuannya juga tergambar dari penguasaan sejumlah bahasa yang membuatnya dikenal sebagai sosok poliglot dengan perkiraan menguasai sekitar tujuh bahasa.

Tak hanya bergerak di bidang politik dan perjuangan, A.K.Gani juga memiliki perhatian terhadap perdagangan. Dia pernah mengikuti misi perdagangan ke Kuba, termasuk Havana. Jejak tersebut makin memperlihatkan luasnya peran A.K.Gani dalam perjalanan Indonesia.

Oleh karena itu, Fadli Zon berharap Museum dr.A.K.Gani tidak berhenti sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah. Museum harus menjadi ruang belajar yang mampu membuat masyarakat memahami bagaimana kemerdekaan Indonesia diperjuangkan dengan keterbatasan.

Menbud Fadli Zon mendorong supaya Museum A.K. Gani menjadi ruang hidup sejarah yang mampu membuat masyarakat memahami bagaimana kemerdekaan diperjuangkan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |