jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Eri Cahyadi meminta seluruh pengurus RW kembali mengaktifkan Poskamling serta menjalin koordinasi intensif dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengawasi rumah warga yang ditinggal mudik.
Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci utama. Karena itu, masyarakat yang akan bepergian diminta melapor kepada Ketua RW agar pendataan rumah kosong bisa dilakukan dengan baik.
“Saya meminta warga Surabaya yang mudik untuk menyampaikan kepada RW-nya sehingga teman-teman Bhabinkamtibmas dan Babinsa bisa mengetahui mana rumah yang tidak ada penghuninya. Ini butuh kerja sama,” ujar Eri, Selasa (17/3).
Dia juga mendorong penerapan sistem satu pintu (one gate system) di setiap lingkungan RW selama libur Lebaran. Langkah ini dinilai efektif untuk membatasi akses keluar masuk sekaligus memudahkan pengawasan.
“Saya meminta di setiap RW menggunakan satu pintu untuk akses keluar masuk, supaya pengawasan bisa dilakukan secara maksimal. Kemudian, sistem ini juga memudahkan pemantauan karena jika semua akses dibuka akan menyulitkan petugas keamanan RW,” jelasnya.
Eri menambahkan, pengamanan tidak hanya bergantung pada warga. Unsur Forkopimcam seperti camat, kapolsek, dan danramil akan turun langsung melakukan patroli ke pos-pos RW guna memastikan sistem penjagaan berjalan optimal.
“Pos-pos di RW ini sifatnya seperti Poskamling. Nanti teman-teman dari kecamatan akan datang mengecek untuk memastikan keamanan dan memastikan kontak dengan Polsek terdekat tetap terjaga,” imbuhnya.
Selain mengantisipasi tindak kriminal seperti pencurian rumah kosong, Pemerintah Kota Surabaya juga tetap menyiagakan posko bencana di sejumlah titik mengingat kondisi cuaca yang belum stabil.






































