Dagelan Politik Jokowi di Panggung Raja-Rajaan

9 hours ago 20

Oleh: Arianto Zany Namang - Koordinator Kelompok Diskusi Anadeo

Dagelan Politik Jokowi di Panggung Raja-Rajaan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Koordinator Kelompok Diskusi Anadeo, Arianto Zany Namang. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Legenda Gajah Mada dan Sumpah Palapa ditanam kuat-kuat sejak SD, disuruh hafal di luar kepala.

Indoktrinasi tentang Gajah Mada itu dibuat lengkap dengan wajah rekaan M. Yamin yang konon mirip wajahnya sendiri.

Tentu saja ini bukan semata-mata anekdot lucu, tetapi contoh klasik invented tradition: tradisi yang sengaja diciptakan untuk melayani kepentingan kekuasaan, lalu dijual seolah sudah betul-betul sakral sejak dulu kala.

Namun, sejarah memang soal tafsir. Soal sudut pandang.

Kekuasaan tertentu akan menggunakannya untuk menghegomoni rakyat demi melanggengkan libido kuasanya.

Faktanya sederhana: Indonesia adalah gabungan ratusan kerajaan kecil dan komunitas adat yang tak pernah tunggal.

Ada ribuan tradisi dan budaya, bahasa dan suku. Sukarno-lah yang merajutnya di bawah panji nasionalisme sipil modern bukan di bawah klaim monarki dalam wujud apapun.

Delapan dekade kemudian, arahnya justru berbalik. Max Weber membedakan otoritas legal-rasional (bersumber dari jabatan) dan otoritas tradisional (bersumber dari adat).

Indonesia adalah gabungan ratusan kerajaan kecil dan komunitas adat yang tak pernah tunggal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |