jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 pada Rabu (20/5).
Dalam RUPST tersebut, perseroan membahas sejumlah agenda, mulai dari persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan perseroan serta persetujuan laporan tugas pengawasan dewan komisaris tahun buku 2025.
Agenda berikutnya di antaranya penetapan gaji/honorarium berikut fasilitas dan tunjangan tahun buku 2026 dan remunerasi atas kinerja tahun buku 2025, penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026 hingga perubahan susunan pengurus perseroan.
Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan penyelenggaraan RUPST 2026 merupakan salah satu upaya penerapan tata kelola perusahaan yang baik, yang menempatkan organ perusahaan tertinggi yaitu Rapat Umum Pemegang Saham untuk menyetujui serta mengesahkan keputusan yang akan dijalankan atau telah dijalankan oleh manajemen.
"Melalui agenda RUPST ini, Perseroan juga menegaskan langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan yang sehat, adaptif terhadap dinamika industri perbankan, serta mendukung penguatan arah bisnis jangka panjang Bank Raya,” kata Bagus dalam keterangan resmi, Rabu (20/5).
Bagus juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap seluruh Pemegang Saham atas dukungan yang diberikan kepada Bank Raya.
"Perseroan berharap kinerja Bank Raya akan terus tumbuh positif dan berkelanjutan,” ujar Bagus.
Bagus menyampaikan dengan dukungan dari pemegang saham yang ditunjukkan dengan disetujuinya seluruh usulan mata acara dalam RUPST 2026, perseroan optimistis Bank Raya akan semakin kuat melangkah sebagai bank digital yang tangguh, sehat, dan berkelanjutan.
"Ke depan, Perseroan akan terus fokus memperkuat fundamental bisnis, memperluas inovasi layanan digital, serta meningkatkan kontribusi dalam mendorong percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia," tegas Bagus.












































