Cendy Rahmat tak pernah membayangkan akan kembali berhadapan dengan abu vulkanik setelah tinggal di Jakarta.
Tumbuh besar di Yogyakarta, tak jauh dari Gunung Merapi yang merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia, Cendy sudah terbiasa dengan aktivitas vulkanik dan pernah mengalami beberapa erupsi gunung berapi.
Namun, setelah pindah ke Jakarta pada 2019, ia merasa sudah tinggal "cukup jauh" dari gunung berapi sehingga tak perlu lagi mengkhawatirkan dampaknya.
"Enggak ekspektasi bakal kena musibah yang berkaitan sama gunung kalau di Jakarta," katanya kepada Tri Ardhya dari ABC News.
"Kaget, ternyata bisa kena juga."
Pada 6 September, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengonfirmasi abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau sudah mencapai sejumlah wilayah ibu kota.
Selain Gunung Anak Krakatau, enam gunung berapi di Indonesia mengalami erupsi dalam rentang waktu yang berdekatan, yang disebut "jarang" terjadi.
Awal September lalu, abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah di Jawa dan Sumatra, mengganggu ribuan penerbangan dan berdampak pada ratusan ribu penumpang.

















































