Astagfirullah! 200 Ribu Anak di Indonesia Terpapar Judi Online

2 hours ago 5

Astagfirullah! 200 Ribu Anak di Indonesia Terpapar Judi Online

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi - warga melihat iklan judi online melalui gawainya. Foto: ANTARA/Aprillio Akbar

jpnn.com, JAKARTA - Ancaman judi online di Indonesia kini tak lagi hanya menyasar orang dewasa. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak sudah terpapar praktik haram itu.

Dari jumlah itu, lanjut Meutya, sekitar 80 ribu di antaranya bahkan masih berusia di bawah 10 tahun.

Data tersebut disampaikan Meutya saat menghadiri kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol di Medan, Rabu.

Dia menyebut kondisi itu sebagai alarm serius bagi masa depan generasi muda Indonesia.

Menurut Meutya, judi online bukan sekadar permainan digital biasa, melainkan praktik penipuan yang membuat pemain hampir selalu kalah dalam jangka panjang.

“Judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dan kalah dalam jangka panjang,” ujar Meutya.

Dia menilai perang melawan judi online tidak cukup hanya lewat pemblokiran situs atau penindakan hukum semata.

Literasi digital dan edukasi masyarakat dinilai menjadi kunci penting agar masyarakat tidak mudah terjebak.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak sudah terpapar praktik judi online (judol).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |